Sabtu, 26 Juni 2010

PAD terbesar dari sektor pariwisata

Hingga kini sektor pariwisata menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). contohnya saja PAD yang diterima kabupaten Sleman kurang lebih 55 milyar dan masih menduduki peringkat atas di propinsi DIY, dibandingkan kota jogja hanya mencapai 45 milyar. Saat ini permerintah pusat terus mengelontorkan dana pemberdayaan sektor pariwisata kepada pelaku wisata khususnya desa wisata didaerah-daerah. Dikarenakan Indonesia kaya akan wisata alam dan budayanya yang indah dan mempesona.

Keberadaan pemberdayaan kelompok sadar wisata( pokdarwis) sangat membantu perkembangan desa wisata dari potensi yang ada, sehingga mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Melalui pokdarwis juga mendekatkan wisatawan dan pelaku pariwisata, sesuai dengan kebutuhan. Dan dari 38 desa wisata vyang ada di kabupaten Sleman mempunyai ciri khas yang berbeda-beda dan menonjolkan potensi masing-masing serta filosofi tradisi sehingga menarik wisatawan untuk berkunjung.

Sebagai contoh desa wisata Gamplong dan Sangubanyu, pengunjung dapat mengikuti paket pembelajaran cara membuat hasil kerajinan dari alat tenun bukan mesin (ATBM) baik perorangan maupun kelompok. Sedangkan di dusun Betakan diajarkan cara membuat pupuk organik pada sentra perternakan dan perikanan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar